Sensor Parkir Mobil

Mengendarai mobil kadang bisa jadi aktivitas yang susah-susah gampang. Terutama bagi yang masih pemula atau baru saja belajar. Salah satu bagian tersulit saat mengendarai mobil adalah ketika harus parkir mundur.

Saat parkir mundur, pengemudi harus cermat dalam memperkirakan posisi mobil dan harus bisa menyesuaikan posisi mobil dengan ruang parkir yang tersedia.

Semua ini harus dilakukan dengan mengandalkan kaca spion dan keahlian mengukur kita, atau jika ingin lebih mudah bisa dengan bantuan tukang parkir.

Tapi apa jadinya ketika ruang parkir yang tersedia sempit dan tidak ada tukang parkir? Di sini nih parking sensor memainkan perannya, membantu pengemudi ketika memarkirkan mobilnya, untuk menghindari kerusakan pada body mobil.

Cara kerja sensor ini sebenarnya sederhana, sensornya bertugas mendeteksi jarak antara bemper belakang mobil dengan benda yang dapat menghalangi ruang parkir.

Rangkaian sensor ini terdiri dari dua bagian, satu bagian pemancar (transmitter) dan satu bagian penerima (receiver). Proses kerjanya, pemancar akan mengirimkan gelombang ultrasonik, ketika gelombang ini dipantulkan kembali dari dinding atau benda lain yang menghalangi. Pantulan ini akan diterima oleh bagian penerima yang kemudian akan dikeluarkan lagi dalam bentuk suara sebagai peringatan bagi pengemudi.

Sensor ini biasanya bisa mendeteksi benda mulai dari jarak 1,5 meter, dimana keakuratannya bergantung pada penempatan serta jumlah sensor yang dipasang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *